Gerak Gulung Budi Daya ti Padjadjaran (GGBD)

GERAK GULUNG BUDI DAYA TI PADJADJARAN (GGBD) Gerak Gulung Budi Daya Ti Padjadjaran adalah penca tradisional yang diyakini para penganutnya berasal dari Kerajaan Sunda-Pajajaran, Bogor. Awalnya aliran ini bernama Gulung Maung, yang diajarkan secara turun-temurun melalui jalur keluarga, sehingga tertutup bagi kalangan masyarakat luas. Sifat dari aliran Gulung Maung ini sangat buas, karena Gulung Maung…

Ibing Penca dan Beladiri Pencak Silat, antara Kembang dan Buah

Abah Gending Raspuzi 1. Pendahuluan Di Jawa Barat, di samping dikenal adanya pencak sebagai bela diri, yang disebut dengan buah atau eusi (isi), dikenal pula pencak silat kembang (bunga) atau ibing penca (tari pencak). Begitu eratnya hubungan batin masyarakat Jawa Barat dengan seni pencak silat (kembang), hingga banyak anggota masyarakat Jawa Barat yang menghubungkan kata…

Ameng Timbangan, Seni Beladiri dari Bandung

Aliran pencak silat di Jawa Barat yang baru terungkap melalui penelitian adalah aliran Cimande, Cikalong dan Timbangan. Namun, Timbangan sendiri menurut para penganutnya, bukanlah merupakan aliran pencak silat, melainkan suatu beladiri mandiri terpisah dari pencak silat. Hanya di kalangan ahli-ahli pencak silat saja Timbangan disejajarkan dengan aliran-aliran pencak silat lain, karena memang kebanyakan yang mempelajari…

Ulin Makao, Aliran Pencak Silat dari Banten

Abah Asnawi, Ka Atma, dengan Abah Gending “Ulin Peupeuh Gerak Rasa”, begitulah yang diucapkan oleh Ki Arba, seorang pendekar tua yang tinggal di Banten tentang beladiri ini. Beladiri yang konon merupakan campuran antara pencak silat dengan Kuntao dari Makao ini dikembangkan oleh Ki Abu Arwanta, seorang pendekar yang berasal dari Pandeglang, Banten. Abah Gending Raspuzi,…